“Pendanaan digital membuka peluang yang besar bagi generasi muda untuk mengakses layanan keuangan secara lebih mudah. Namun, kemudahan ini harus diikuti dengan pemahaman yang baik dan kritis mengenai keamanan digital. Pengguna harus tahu cara menjaga data pribadi, membedakan platform yang legal dan ilegal, serta mengenali modus kejahatan siber yang kian kompleks,” kata Riady.
Senada, Dila Maghrifani, Dosen FEB UNS juga menekankan terkait pentingnya literasi keuangan digital terhadap anak muda terutama mahasiswa guna mencegah adanya kebiasaan keuangan yang buruk bahkan cenderung mengarah kepada hal negatif seperti sifat boros.
“Literasi keuangan digital tidak hanya berbicara tentang kemampuan menggunakan aplikasi atau layanan digital, tetapi juga memahami risiko, menjaga data pribadi, dan mengambil keputusan secara rasional. Jangan sampai kemudahan transaksi digital ini malah membuat kita terjebak boros hanya demi mengejar gengsi atau tren sesaat,” tutur Dila.
Sementara itu, Debora Aprianita, Financial Planner, mengingatkan agar para pengguna layanan keuangan digital khususnya pada generasi muda harus bijak terkait manajemen risiko serta memperkirakan kekuatan finansial saat akan menggunakan layanan keuangan digital.
“Sebelum menggunakan layanan pendanaan digital, anak muda perlu bertanya pada diri sendiri: apakah ini kebutuhan, apakah mampu membayar kembali, dan apakah layanan yang digunakan legal serta terpercaya. Literasi finansial yang baik akan membantu mereka memanfaatkan layanan digital secara lebih bijak,” jelas Debora.
OVO Finansial mengimbau agar masyarakat tidak mudah panik jika menghadapi pesan atau aktivitas mencurigakan yang mengatasnamakan platform OVO Finansial. Pengguna diimbau untuk selalu melakukan verifikasi melalui jalur komunikasi resmi OVO Finansial, yaitu melalui telepon di 021-403 20000 atau email ke customer@ovofinansial.com
Sebagai informasi, roadshow kampus Fintech Academy akan kembali digelar di kampus-kampus berikutnya salah satunya adalah Universitas Padjadjaran (UNPAD) pada Agustus 2026.
Sebelumnya acara tersebut juga sukses digelar di Surakarta dan Purwokerto, rangkaian roadshow Fintech Academy yang berkolaborasi dengan Moneyfetasi.
(Taufik Fajar)