BEI Dorong Saham RI Kembali Masuk Indeks Global, Ini Kriterianya

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis
Senin 25 Mei 2026 16:32 WIB
BEI Dorong Saham RI Kembali Masuk Indeks Global, Ini Kriterianya (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mendorong saham-saham di pasar modal Indonesia, untuk kembali masuk ke daftar indeks indeks global MSCI dan FTSE Russell.

Pejabat sementara (Pjs) Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, pihaknya akan mengundang beberapa emiten untuk berdiskusi mengenai penghitungan bobot indeks yang diperlukan oleh provider indeks global, baik itu MSCI maupun FTSE Russell.

"Kami setelah ini akan melihat perusahaan-perusahaan tercatat yang potensial untuk bisa masuk indeks global. Kami akan ajak berdiskusi bagaimana kita bisa sama-sama untuk menambah jumlah perusahaan kita masuk ke dalam indeks global," ujarnya saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Senin (25/5/2026).

Namun demikian, Jeffrey belum bisa menyebut emiten-emiten yang akan mendapatkan undangan diskusi langsung oleh BEI untuk didorong masuk dalam indeks global. Akan tetapi BEI memiliki kriteria tertentu, seperti market cap sebuah perusahaan hingga likuiditas saham yang memadai.

"Tentu kita akan mengikuti ketentuan yang secara terbuka disampaikan oleh global index provider. Kriteria-kriteria dari perusahaan yang bisa atau eligible untuk masuk," lanjutnya.

 

Sementara itu, Jeffrey juga mengakui bahwa agenda transformasi bursa efek Indonesia menjadi faktor utama pertimbangan indeks provider global terhadap saham-saham Indonesia. Hasilnya 18 saham dikeluarkan dari indeks MSCI dan 4 saham dikeluarkan dari indeks FTSE Russell.

Namun Jeffrey mengatakan kondisi ini merupakan bagian kecil untuk menuju pasar modal Indonesia yang lebih transparan dan dipercaya oleh investor. Sehingga pertumbuhannya ia yakini bakal lebih baik dari yang ada sebelumnya.

"Tetapi apa yang kita lakukan selama ini tentu adalah untuk kebaikan jangka menengah dan jangka panjang dari pasar modal kita. Jadi tentu investor yang horizonnya harusnya hakikat berinvestasi di pasar modal itu adalah jangka panjang tentu akan melihat ini sebagai sesuatu yang positif," lanjutnya.
 

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya