Kenaikan harga BBM ditegaskan sebagai opsi terakhir yang akan diambil jika seluruh alternatif kebijakan tidak lagi tersedia. Pemerintah berkomitmen menghindari kebijakan yang dapat membebani masyarakat.
Optimisme ini juga didasarkan pada perbandingan data historis yang menunjukkan kondisi saat ini berbeda jauh dengan krisis moneter 1998. Pada 1998, nilai tukar dolar melonjak dari sekitar Rp2.000 menjadi Rp16.000, sementara saat ini bergerak di kisaran Rp15.000 hingga Rp16.000–Rp17.000.
Kondisi likuiditas nasional saat ini terpantau lebih sehat dan kuat dibandingkan beberapa dekade lalu. Fokus pemerintah adalah menjaga bantalan ekonomi agar tidak jatuh ke dalam krisis serupa.
“Pada 1998, dolar naik dari sekitar Rp2.000–Rp2.500 menjadi Rp16.000. Saat ini bergerak dari sekitar Rp15.000 ke Rp16.000–Rp17.000,” ujar Luthfi.
(Feby Novalius)