Menurut Gema, keterpurukan ini dipicu oleh aksi jual massal (sell-off) rupiah oleh pelaku pasar yang memindahkan dananya ke luar negeri, terutama Singapura. Alasan di balik pelarian modal ini beragam, mulai dari kebutuhan haji, pembayaran utang jatuh tempo, hingga sentimen negatif terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap berisiko tinggi bagi investor.
(Dani Jumadil Akhir)