Pelemahan rupiah dipengaruhi oleh kekhawatiran terhadap kebijakan ekspor satu pintu, serta berlanjutnya arus keluar dana asing yang menjadi faktor yang mendorong investor mengurangi investasinya pada aset berisiko di Indonesia.
Hendra memandang kondisi itu terlihat kontras karena sebagian besar bursa saham Asia justru bergerak menguat.
“Kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan terhadap pasar domestik lebih banyak berasal dari faktor internal dibandingkan eksternal,” jelasnya.
(Dani Jumadil Akhir)