Heboh Pesta Babi, Mentan: Yang Kami Lakukan di Merauke untuk Rakyat

Tangguh Yudha, Jurnalis
Kamis 04 Juni 2026 13:11 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman angkat bicara terkait isu "Pesta Babi" yang belakangan ramai diperbincangkan masyarakat. (Foto: Okezone.com/Kementan)
Share :

"Ketika Indonesia masih impor pangan, semua diam. Tidak ada yang membuat narasi seperti ini. Namun, ketika kita bergerak menuju swasembada, justru muncul berbagai tudingan dan fitnah. Padahal, yang kami bangun bukan hutan, melainkan lahan rawa yang dioptimalkan untuk produksi pangan," jelasnya.

Amran mengingatkan bahwa swasembada pangan merupakan kebutuhan strategis bangsa. Tanpa kemampuan memproduksi pangan sendiri, Indonesia akan terus bergantung pada impor dan rentan menghadapi krisis pangan global.

"Kalau kita tidak swasembada dan terus impor, lalu suatu saat negara lain tidak bisa memasok pangan kepada kita, bagaimana nasib rakyat? Karena itu, yang kita pilih adalah pesta panen, bukan ketergantungan impor," katanya.

Menurut Amran, pengembangan lahan pertanian telah dilakukan di sedikitnya 14 provinsi, mulai dari Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Aceh, hingga Sulawesi Selatan. Namun, keberhasilan tersebut kerap tenggelam oleh isu-isu yang tidak mencerminkan keseluruhan program yang sedang dijalankan pemerintah.

"Yang kami bangun adalah masa depan pangan Indonesia. Lahan-lahan tidur kami hidupkan kembali, rawa kami optimalkan menjadi sawah produktif, dan hasilnya kami serahkan kepada petani. Tujuannya satu, memastikan Indonesia mampu memberi makan rakyatnya sendiri," tutupnya.

(Feby Novalius)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya