5 Fakta IHSG Anjlok ke Level 5.000 

Taufik Fajar, Jurnalis
Sabtu 06 Juni 2026 09:01 WIB
Fakta IHSG Anjlok (Foto: Okezone)
Share :

Jeffrey mengatakan, berdasarkan laporan keuangan emiten tahun buku 2025, rata-rata pertumbuhan laba perusahaan tercatat mencapai lebih dari 21 persen. 

Sementara itu, berdasarkan laporan keuangan kuartal I 2026, sekitar 80 persen perusahaan tercatat masih membukukan laba bersih.

"Fundamental pasar kita saat ini dalam kondisi baik. Per akhir tahun 2025, seluruh perusahaan tercatat membukukan pertumbuhan laba lebih dari 21 persen," ujarnya saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia.

3. Pertumbuhan Laba 

Lebih lanjut, Jeffrey menyampaikan bahwa saham-saham yang tergabung dalam indeks LQ45 mencatat pertumbuhan laba bersih rata-rata sebesar 29-30 persen pada kuartal I 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi persentase tertinggi dari sisi jumlah perusahaan tercatat yang membukukan laba bersih dalam lima tahun terakhir. Sebagai perbandingan, pada 2020 hanya 63 persen perusahaan tercatat yang mencetak laba bersih. 

4. Jumlah Perusahaan

Tercatat Sementara itu, pada periode 2021 hingga 2025, jumlah perusahaan tercatat yang membukukan laba bersih berada di kisaran 73-76 persen. 

Adapun sisanya belum berhasil mencetak keuntungan.

"Kuartal I tahun 2026, 80 persen perusahaan tercatat membukukan laba bersih. Itu menunjukkan bahwa fundamental perusahaan tercatat kita saat ini dalam kondisi baik," kata Jeffrey. 

5. Laporan Keuangan

Jeffrey berharap laporan keuangan perusahaan tercatat dapat menjadi acuan bagi investor sebelum mengambil keputusan investasi sesuai dengan profil risiko masing-masing. 

Dia juga mengimbau investor untuk tetap rasional dan mempertimbangkan fundamental perusahaan dalam berinvestasi.

"Tentu ini (laporan keuangan) dapat dijadikan landasan untuk mengambil keputusan bagi para investor," tambahnya.

(Taufik Fajar)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya