Karena itu, penguatan tata kelola, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pemahaman yang utuh mengenai tujuan awal kebijakan PI menjadi faktor penting agar manfaat kebijakan ini dapat terus dirasakan oleh daerah sekaligus mendukung iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan.
Pada akhirnya, PI 10 persen bukan hanya soal pembagian manfaat ekonomi, tetapi juga tentang membangun kemampuan daerah untuk berpartisipasi secara aktif dalam industri strategis nasional.
Dengan menjaga semangat awal tersebut, kebijakan PI dapat terus menjadi instrumen yang menghadirkan keseimbangan antara kepentingan daerah, negara, dan keberlanjutan investasi migas.
(Feby Novalius)