Penyerangan militer secara langsung oleh Amerika Serikat ke wilayah teritorial Iran di jalur logistik vital dunia telah memicu aksi balasan yang menyeret stabilitas ekonomi negara-negara sekutu.
"Apa yang membuat Rupiah kemudian indeks harga saham gabungan mengalami penurunan yang cukup signifikan. Ini diawali dari masalah geopolitik, kemudian kebijakan Bank Sentral Amerika secara global, yaitu tentang memanasi situasi di Timur Tengah di mana Amerika melakukan penyerangan terhadap wilayah Iran di Selat Hormuz, kemudian Iran melakukan penyerangan terhadap sekutu-sekutu Amerika di Timur Tengah, terutama adalah di Kuwait dan Uni Emirat Arab yang membuat ketegangan terjadi kembali. Ini yang akan membuat peperangan di Timur Tengah, terutama adalah di Senat Hormuz akan semakin memanas," pungkas Ibrahim.
(Taufik Fajar)