Di sisi lain, Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) masih bertahan di zona ekspansi pada level 112,2, meskipun lebih rendah dibandingkan posisi bulan sebelumnya yang mencapai 116,5.
Tetap kuatnya IKE ditopang oleh Indeks Penghasilan Saat Ini (IPSI), Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja (IKLK), dan Indeks Pembelian Barang Tahan Lama (Durable Goods) atau IPDG yang masing-masing tercatat sebesar 123,2, 105,0, dan 108,3. Meski demikian, ketiga indeks tersebut lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang masing-masing berada pada level 128,1, 108,8, dan 112,6.
Dalam survei yang sama, BI juga mencatat rata-rata proporsi pendapatan konsumen untuk konsumsi (average propensity to consume ratio) pada Mei 2026 sebesar 72,3 persen, relatif stabil dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 72,1 persen.
Sementara itu, proporsi pembayaran cicilan atau utang (debt installment to income ratio) tercatat sebesar 10,2 persen, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 9,7 persen.
Adapun proporsi pendapatan konsumen yang disimpan (saving to income ratio) tercatat sebesar 17,5 persen, lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 18,2 persen.
(Feby Novalius)