Menurutnya, capaian ini membuktikan bahwa sinergi antara pekerja, jajaran manajemen, pimpinan perusahaan dan pengawasan berjalan dengan baik dan saling menguatkan untuk mencapai Asta Cita mewujudkan kemandirian energi.
PEPC menetapkan tiga pilar utama yaitu pertama optimasi produksi & cadangan melalui percepatan pengembangan lapangan dan Enhanced Oil Recovery.
Kedua transisi energi & dekarbonisasi dengan program pengurangan emisi GRK dan flaring reduction serta ketiga adalah penguatan program CID yang berdampak langsung bagi masyarakat di seluruh wilayah operasi.
Direktur Pengembangan dan Produksi Pertamina Hulu Energi Mery Luciawaty mengapresiasi kinerja PEPC di tahun 2025,
"Torehan 70 juta lebih jam kerja selamat dan kinerja positif adalah pencapaian yang tidak datang dari keberuntungan, ini lahir dari kerja keras, disiplin, dan dedikasi seluruh pekerja PEPC," katanya.
Selain itu, RUPS menyetujui seluruh agenda dan laporan manajemen, serta memberikan mandat penuh kepada Direksi untuk mengeksekusi rencana kerja 2026 yang berorientasi pada pertumbuhan, keberlanjutan dan kontribusi nyata bagi energi Indonesia.
(Dani Jumadil Akhir)