Sebelumnya, Kamis (11/6), Sonny juga secara resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Provinsi Sumatera Utara. Bertempat di Open Stage Parapat, Kabupaten Simalungun, agenda pencanangan diselenggarakan bersamaan dengan rangkaian Pekan Inovasi dan Investasi Sumatera Utara sebagai wujud kolaborasi dalam memperkuat basis data ekonomi daerah.
Pencanangan ini dihadiri pula oleh Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Wagirin Arman, Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS Pudji Ismartini, Bupati/Walikota serta Wakil Bupati/Wakil Walikota di Provinsi Sumatera Utara, serta unsur Forkopimda Provinsi Sumatera Utara.
Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan pencanangan SE2026 di Sumatera Utara. “Sensus ekonomi menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk memperoleh data yang lebih mutakhir sebagai dasar penyusunan kebijakan,” ujar Bobby.
Ia mengajak seluruh bupati, wali kota, perangkat daerah, dan pemangku kepentingan di Sumatera Utara untuk mendukung serta mensosialisasikan SE2026 kepada masyarakat melalui berbagai forum dan kegiatan.
Pada kesempatan yang sama, Sonny menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur, Bupati/Walikota, serta Wakil Bupati/Wakil Walikota di Sumatera Utara atas dukungan yang diberikan terhadap pelaksanaan SE2026. Dukungan tersebut sangat penting untuk memastikan kelancaran pelaksanaan SE2026 yang dilaksanakan pada 15 Juni-31 Agustus 2026.
“SE2026 adalah sensus ekonomi yang paling lengkap. Selain pelaku usaha akan didatangi, baru kali ini sensus ekonomi akan door-to-door ke rumah-rumah. 4,8 juta keluarga di Sumatera Utara akan didatangi. Selain itu, untuk sensus ekonomi kali ini, kami akan mencacah pelaku usaha pertanian yang tidak tercakup pada sensus ekonomi sebelumnya,” ujar Sonny.
Data yang dihasilkan dari SE2026 dapat memberikan gambaran struktur ekonomi yang lebih komprehensif sebagai landasan dalam perencanaan pembangunan. Hasil SE2026 nantinya dapat memperkuat pembangunan daerah, termasuk membangun Sumatera Utara yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing.
“Dengan SE2026, kita bisa memahami struktur ekonomi dengan baik, melakukan pembinaan UMKM, melihat sektor mana yang paling banyak menyerap tenaga kerja, serta melihat peluang investasi yang ada di Sumatera Utara dengan lebih lengkap,” jelas Sonny.
(Dani Jumadil Akhir)