JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memprediksi revisi Rencana Bisnis Bank (RBB) 2026 akan terpetakan dengan jelas begitu proses pembahasan serta negosiasi bersama pelaku industri perbankan rampung pada Juli 2026.
Menurut Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, saat ini kondisi di lapangan masih terlalu dini untuk dapat menyimpulkan apakah penyesuaian RBB dari perbankan bakal berujung pada koreksi naik atau justru penurunan target kinerja bisnis.
"Yang kami harapkan ada peningkatan. Juni belum selesai. Nanti kita akan lihat. Setelah semua masuk dan negosiasi selesai, baru Juli akan terlihat apakah direvisi turun atau direvisi naik," ujar Dian, Minggu (21/6/2026).
Dian menjelaskan bahwa keputusan masing-masing bank nantinya akan sangat dipengaruhi oleh proyeksi dan cara pandang pelaku industri terhadap prospek makroekonomi ke depan.
Untuk kondisi saat ini, ia mengamati adanya tren perbaikan pada sejumlah indikator ekonomi jika dikomparasikan dengan kinerja beberapa bulan ke belakang.