Sementara, Direktur Utama PPA M Teguh Wirahadikusumah menyatakan, bagi PPA, revitalisasi Lokananta tidak boleh berhenti pada perbaikan fisik bangunan, melainkan bagaimana aset ini kembali produktif dan menciptakan nilai tambah (value creation) bagi industri kreatif nasional.
"Program Bintang Muda Lokananta adalah manifestasi dari filosofi bisnis kami. Layaknya PPA yang melakukan restrukturisasi dan transformasi perusahaan untuk mencapai pertumbuhan berkelanjutan, BML berfungsi sebagai inkubator bisnis bagi para musisi," ujarnya.
Dia menambahkan, PPA tidak sekadar memfasilitasi rekaman, tetapi membangun fundamental mereka, mulai dari mentoring hingga distribusi pemasaran, agar para talenta muda ini memiliki daya saing yang tangguh dan karier yang berkelanjutan di industri musik.
"Di sisi lain program ini juga memperkuat pencapaian Lokananta yang mampu menggerakan ekonomi kreatif secara sirkuler sebesar Rp35 miliar semenjak diluncurkan pada tahun 2023," katanya.
(Feby Novalius)