Dirut Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) itu juga menilai IPO RANS menunjukkan masih besarnya peluang yang dimiliki Indonesia dalam mengembangkan ekonomi kreatif sebagai sumber pertumbuhan baru.
"Ini adalah suatu tanda bahwa Indonesia itu masih mempunyai peluang-peluang yang kadang-kadang belum terlihat, tapi sekarang adalah contoh yang sangat jelas," tuturnya.
Lebih lanjut, Anin mengatakan potensi industri kreatif Indonesia semakin besar karena didukung oleh dominasi penduduk usia muda yang memiliki kreativitas tinggi. Menurutnya, sektor tersebut menawarkan hambatan masuk yang relatif rendah, tetapi memiliki nilai kekayaan intelektual (intellectual property) yang tinggi sehingga mampu menciptakan nilai tambah yang besar bagi perekonomian nasional.
Ia menambahkan, perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (artificial intelligence), juga membuka peluang baru bagi pelaku industri kreatif untuk memperkenalkan budaya Indonesia ke pasar global dan memperkuat daya saing industri hiburan nasional.
(Taufik Fajar)