Aziz menjelaskan, pengembangan layanan High Pressure Pumping Non-Rig Services menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat bisnis jasa energi sekaligus menjawab kebutuhan industri migas yang terus berkembang.
"Pengalaman dalam menjalankan berbagai layanan stimulasi sumur menjadi modal penting bagi Pertamina Drilling untuk terus menghadirkan inovasi dan memperluas peran sebagai mitra strategis dalam pengembangan lapangan migas," katanya.
Sebelumnya, Pertamina Drilling juga telah menjalankan layanan hydraulic fracturing di wilayah kerja PHR Zona 2 dan Zona 3 sejak Januari 2025. Pengalaman tersebut menjadi fondasi bagi perusahaan dalam mengembangkan layanan stimulasi sumur dan memperkuat portofolio bisnis non-rig.
Dengan pengembangan layanan tersebut, Pertamina Drilling tidak hanya berperan sebagai penyedia jasa pengeboran, tetapi juga sebagai mitra yang mampu memberikan solusi terintegrasi untuk meningkatkan produktivitas lapangan migas.
Langkah ini sejalan dengan komitmen Pertamina Drilling dalam mendukung ketahanan energi nasional melalui inovasi teknologi, penguatan rekayasa teknik, dan peningkatan keunggulan operasional dalam pengembangan industri hulu migas.
(Feby Novalius)