Kembangkan Desa Energi, Limbah Peternakan Disulap Jadi Cuan

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Minggu 19 Juli 2026 19:05 WIB
Kembangkan Desa Energi, Limbah Peternakan Disulap Jadi Cuan (Foto: Dokumentasi PLN EPI)
Share :

JAKARTA - Limbah peternakan yang selama ini dianggap tidak bernilai kini menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Hal ini dilakukan oleh Kelompok Tani di Kalurahan Gombang dan Kalurahan Karangasem, Kepanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul yang berhasil mengubah limbah peternakan menjadi produk bernilai ekonomi 

Hingga pertengahan 2026, kedua kelompok telah memproduksi sekitar 14 ton pupuk organik, menghasilkan nilai ekonomi sebesar Rp15,4 Juta memberikan tambahan pendapatan masing-masing kelompok sebesar Rp7,7 juta, sekaligus menciptakan potensi penghematan biaya pembelian pupuk hingga Rp75,6 Juta bagi masyarakat. 

Sekretaris Perusahaan PLN EPI Mamit Setiawan, mengatakan bahwa pengembangan pupuk organik merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam membangun Desa Berdaya Energi yang mampu menciptakan nilai ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

"PLN EPI mendorong masyarakat untuk mengubah limbah menjadi sumber daya yang bernilai ekonomi. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga memperkuat praktik ekonomi sirkular yang menjaga keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan," ujar Mamit dalam keterangannya, Jakarta, Minggu (19/6/2026).

Menurut Mamit, program ini dirancang agar setiap kegiatan saling terhubung dalam satu siklus yang berkelanjutan. Limbah peternakan diolah menjadi pupuk organik, pupuk dimanfaatkan untuk membudidayakan tanaman multifungsi seperti Indigofera, Kaliandra , Jatiputih dan lain-lain sementara daun dari tanaman tersebut kembali digunakan sebagai pakan ternak. 

Siklus tersebut tidak hanya meningkatkan efisiensi usaha masyarakat, tetapi juga mengurangi limbah sekaligus memperkuat produktivitas pertanian dan peternakan.

Capaian tersebut menjadi bukti bahwa pengelolaan limbah ternak mampu berkembang menjadi usaha produktif yang mendukung ekonomi sirkular dan pertanian berkelanjutan. Hal ini melalui Program Desa Berdaya Energi bagian dari TJSL yang diinisiasi PT PLN Energi Primer Indonesia sejak 2024.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya