Paket Stimulus Ekonomi Semester II-2026: Bea Masuk Impor Suku Cadang Pesawat dan LPG 0 Persen

Anggie Ariesta, Jurnalis
Sabtu 25 Juli 2026 15:17 WIB
Paket Stimulus Ekonomi Semester II-2026: Bea Masuk Impor Suku Cadang Pesawat dan LPG 0 Persen (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 50 Tahun 2026 yang menjadi bagian dari Paket Stimulus Ekonomi Semester II Tahun 2026. 

Melalui regulasi terbaru ini, pemerintah membebaskan tarif bea masuk menjadi nol persen untuk impor barang dan bahan suku cadang industri perawatan serta pemeliharaan pesawat (Maintenance, Repair, and Overhaul/MRO), serta impor Liquefied Petroleum Gas (LPG) yang difungsikan sebagai bahan baku utama industri petrokimia.

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto mengatakan, stimulus fiskal ini dirancang untuk mempertahankan ritme pertumbuhan ekonomi nasional melalui sokongan terhadap sektor riil. 

Efisiensi biaya produksi yang dihasilkan dari kebijakan ini diharapkan memberi ruang bagi para pelaku industri untuk mengekspansi investasi, memperbesar kapasitas produksi, dan mendongkrak daya saing pasar.

“Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah menjaga momentum pertumbuhan ekonomi melalui penguatan sektor riil. Melalui efisiensi biaya produksi, pelaku industri diharapkan memiliki ruang yang lebih besar untuk berinvestasi, meningkatkan kapasitas produksi, dan memperkuat daya saing,” kata Jubir Haryo dalam keterangan resmi, Jakarta, Sabtu (25/7/2026).

Langkah strategis ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden Prabowo Subianto guna membentengi sektor usaha domestik dari dampak gejolak ekonomi global yang memicu lonjakan biaya produksi.

Meringankan beban operasional perusahaan diharapkan dapat menjaga ketahanan bisnis nasional sekaligus menciptakan efisiensi yang berkelanjutan.

Bagi sektor MRO penerbangan, insentif bea masuk nol persen ditujukan untuk memangkas biaya pemeliharaan armada sehingga tarif layanan perawatan pesawat di dalam negeri jauh lebih kompetitif di tingkat regional.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya