Apa Efek Domino Usai Perry Warjiyo Mundur sebagai Gubernur BI?

Rohman Wibowo, Jurnalis
Selasa 28 Juli 2026 13:02 WIB
Pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo akan memicu gelombang dampak turunan bagi perekonomian nasional. (Foto :Okezone.com/Lemhanas)
Share :

"Stabilitas moneter memang penting, tetapi stabilitas yang terlambat dipulihkan dapat dibayar dengan perlambatan sektor riil," ungkap Achmad.

Tak hanya itu, guncangan di bank sentral turut menekan pemerintah selaku penerbit Surat Berharga Negara (SBN). Ketika investor melihat peningkatan risiko kelembagaan, mereka akan meminta imbal hasil (yield) yang lebih tinggi sehingga pemerintah harus membayar bunga utang baru maupun refinancing secara lebih mahal.

Achmad menyoroti laporan APBN KiTa edisi Juli 2026, pembiayaan utang neto hingga akhir Juni telah menyentuh Rp477,4 triliun atau 57,4 persen dari target APBN, sedangkan penerbitan SBN neto mencapai Rp501,2 triliun atau setara 62,7 persen dari target tahunan.

"Dengan kebutuhan penerbitan yang masih besar, perubahan persepsi investor terhadap independensi BI dapat langsung menaikkan biaya pembiayaan negara," tutur Achmad.

(Feby Novalius)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya