IHSG Diprediksi Masih Bisa Tembus Level 8.000, Ini 3 Faktor Pendorongnya

Anggie Ariesta, Jurnalis
Rabu 29 Juli 2026 19:24 WIB
Target IHSG kami di level 8.000 memang tergolong non-consensus. (foto: Okezone.com/Arif Julianto)
Share :

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih mampu menembus level 8.000 hingga akhir tahun ini, meskipun berada di tengah bayang-bayang ketidakpastian makroekonomi global.

Menurut Head of Research DBS Indonesia, William Simadiputra, sikap bullish atau optimisme yang lebih tinggi dibandingkan konsensus pasar tersebut didukung oleh tiga faktor utama, yakni pertumbuhan laba emiten, status indeks global, dan asumsi indikator makroekonomi.

"Target IHSG kami di level 8.000 memang tergolong non-consensus (di luar konsensus pasar). Kami cenderung lebih bullish dibandingkan pasar maupun konsensus secara umum karena didasari oleh tiga faktor utama," ujar William dalam Media Briefing DBS Institutional Forum 2026, Rabu (29/7/2026).

Faktor pertama didorong oleh kinerja fundamental emiten yang dinilai masih solid. Pertumbuhan laba bersih emiten domestik secara year-on-year tercatat mencapai 7,5% pada kuartal I dan 4,8% pada kuartal berikutnya.

Menurut William, valuasi IHSG saat ini berada pada rasio price to earnings (P/E) sebesar 9 kali atau tergolong oversold. Sementara itu, target IHSG di level 8.000 mencerminkan valuasi 13 kali P/E, yang berada pada minus satu standar deviasi dibandingkan rata-rata 10 tahun terakhir.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya