JAKARTA – Calon Gubernur Bank Indonesia (BI) kini menjadi perhatian. Setidaknya terdapat tiga nama yang banyak diperbincangkan sebagai kandidat Gubernur Bank Indonesia, yakni Destry Damayanti, Thomas Djiwandono, dan Purbaya Yudhi Sadewa.
Lantas, siapa dan seperti apa sosok pemimpin yang dibutuhkan Bank Indonesia ke depan?
Menurut Ekonom Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin, calon Gubernur BI harus memenuhi sejumlah kriteria penting agar tetap dipercaya oleh pelaku pasar.
"Pertama, harus market friendly atau tidak anti terhadap pasar. Kedua, memiliki kredibilitas, baik dari sisi pribadi, pengalaman profesional, maupun pengetahuan mengenai ekonomi makro, khususnya sektor moneter," katanya.
Selain itu, sosok tersebut juga harus mampu menjaga independensi Bank Indonesia, namun tetap dapat bersinergi dengan pemerintah dalam menjalankan kebijakan ekonomi nasional.
"Yang paling penting adalah mampu menjaga independensi BI, tetapi pada saat yang sama juga bisa mendukung kepentingan pemerintah dalam koridor yang sesuai dengan tugas Bank Indonesia," ujarnya.
Di sisi lain, perubahan peran Bank Indonesia ke depan menjadi salah satu alasan mengapa pemerintah kemungkinan mencari pemimpin baru dengan karakter yang sesuai dengan arah kebijakan yang akan dijalankan.
"Jangan-jangan pemerintah mempunyai skenario lain mengenai Bank Indonesia sehingga diperlukan tipe pemimpin yang berbeda dan lebih sesuai dengan arah kebijakan pemerintah ke depan," kata Wijayanto.
(Feby Novalius)