"Yang paling penting adalah mampu menjaga independensi BI, tetapi pada saat yang sama juga bisa mendukung kepentingan pemerintah dalam koridor yang sesuai dengan tugas Bank Indonesia," ujarnya.
Di sisi lain, perubahan peran Bank Indonesia ke depan menjadi salah satu alasan mengapa pemerintah kemungkinan mencari pemimpin baru dengan karakter yang sesuai dengan arah kebijakan yang akan dijalankan.
"Jangan-jangan pemerintah mempunyai skenario lain mengenai Bank Indonesia sehingga diperlukan tipe pemimpin yang berbeda dan lebih sesuai dengan arah kebijakan pemerintah ke depan," kata Wijayanto.
(Feby Novalius)