Berdasarkan data BPS, pada Juni tahun 2026, total nilai impor mencapai USD25,91 miliar atau meningkat sebesar 34,27 persen dibandingkan dengan Juni tahun 2025.
Nilai impor migas sebesar USD4,56 miliar atau meningkat 105,15 persen secara tahunannya. Sedangkan untuk impor non-migas senilai USD21,35 miliar mengalami peningkatan secara tahunan sebesar 25,05 persen.
Menurut Ateng, peningkatan nilai impor secara tahunan terutama didorong oleh peningkatan impor non-migas dengan andil peningkatan impor non-migas tersebut sebesar 22,17 persen.
(Taufik Fajar)