Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kendaraan dan Kompor Listrik Dinilai Kurangi Ketergantungan Impor Energi

Taufik Fajar , Jurnalis-Kamis, 26 Maret 2026 |21:16 WIB
Kendaraan dan Kompor Listrik Dinilai Kurangi Ketergantungan Impor Energi
Mobil Listrik (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Direktur Eksekutif Energi Watch Indonesia, Ferdinan Hutahaean, mengatakan pentingnya percepatan konversi energi berbasis listrik, baik di sektor rumah tangga maupun transportasi.

“Konversi ke kompor listrik perlu segera dilakukan karena dapat menekan konsumsi LPG sekaligus memanfaatkan kelebihan pasokan listrik nasional. Kalau kompor gas beralih ke listrik, kelebihan daya bisa terserap dan beban subsidi berkurang,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (26/3/2026).

Ferdinan menyebut, konversi satu juta rumah tangga berpotensi menghemat jutaan tabung LPG per bulan serta menekan subsidi hingga ratusan miliar rupiah. Jika dilakukan secara masif hingga puluhan juta rumah tangga, penghematannya dinilai akan semakin signifikan.

Selain di sektor rumah tangga, penggunaan kendaraan listrik juga perlu terus didorong. “Kendaraan listrik dapat menjadi solusi untuk mengurangi konsumsi bahan bakar minyak sekaligus meningkatkan efisiensi energi,” katanya.

Karena itu, Ferdinan mendorong pemerintah memperkuat insentif bagi kendaraan listrik, baik roda dua maupun roda empat, agar adopsinya semakin luas di masyarakat.

Menurutnya, energi listrik memiliki keunggulan karena dapat diproduksi dari berbagai sumber, sehingga lebih berkelanjutan dibandingkan energi fosil yang semakin menipis.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement