Tantangan bagi perekonomian nasional tidak berhenti di situ. Purbaya melanjutkan, gejolak geopolitik berupa keterlibatan dalam perang di Iran serta ketatnya likuiditas dan tekanan nilai tukar rupiah turut menjadi ujian berat yang menguji efektivitas kebijakan fiskal pemerintah.
"Setelah kami menyelesaikan semuanya, kemudian ada perang di Iran. Setelah itu, mereka tidak menyukai saya. Mereka mengatakan bahwa menteri ini tidak cukup baik," jelas Purbaya.
Baca Selengkapnya: Purbaya Curhat Jadi Menteri Kuangan Paling Tak Beruntung di Dunia
(Feby Novalius)