JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan saat ini pemberian insentif untuk kendaraan motor dan mobil listrik masih dalam kajian. Targetnya, dua pekan mendatang akan diumumkan.
"Ini keputusannya sedang diolah, kita tunggu nanti hasilnya seperti apa," ujarnya saat ditemui usai Rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Senin (3/8/2026).
Menkeu menjelaskan skema pemberian insentif kendaraan listrik nantinya tidak berbeda jauh dari apa yang sebelumnya sudah didiskusikan. Rencananya, ke depan hanya diberikan untuk mobil listrik nasional dan motor listrik produksi nasional.
"Kita akan lihat, mungkin seminggu dua minggu lagi (akan diumumkan)," kata Purbaya.
Sebelumnya, pemerintah merencanakan subsidi sebesar Rp5 juta untuk pembelian motor listrik serta pemberian fasilitas diskon Pajak Pertambahan Nilai (PPN) bagi mobil listrik. Insentif ini diberikan untuk menekan konsumsi BBM dari sektor kendaraan pribadi.
Kesempatan berbeda, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan tahap awal program insentif disiapkan untuk kuota 200.000 unit kendaraan listrik. Kuota tersebut terbagi masing-masing 100.000 unit mobil listrik dan 100.000 unit motor listrik.