Masjid Istiqlal Masuk Bursa Efek, Ternyata Ini Faktanya

Taufik Fajar, Jurnalis
Senin 17 Agustus 2026 05:11 WIB
BEI (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Masjid Istiqlal dikabarkan masuk ke ekosistem Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui pengelolaan wakaf produktif menyita perhatian publik. Pernyataan ini pertama kali dilontarkan oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar soal Masjid Istiqlal.

“Pertama kali masjid yang masuk Bursa Efek adalah Masjid Istiqlal. Wakaf tunai yang kami kumpulkan bekerja sama dengan Bursa Efek sehingga ada pemberdayaan ekonomi umat,” ujar Nasaruddin kepada wartawan di Jakarta.

Pihak Bursa Efek Indonesia (BEI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pun buka suara soal Masjid Istiqlal masuk ke ekosistem bursa efek. Namun, Kementerian Agama akhirnya meluruskan kabar Masjid Istiqlal masuk ke ekosistem BEI.

Kemenag menegaskan Masjid Istiqlal tidak melakukan penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO), melainkan terlibat dalam program wakaf saham syariah.

Berikut ini Okezone rangkum fakta-fakta Masjid Istiqlal masuk Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

1. Penjelasan Dirut BEI

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menjelaskan bahwa dana wakaf atau filantropi Islam yang dihimpun melalui aktivitas pasar modal syariah untuk Masjid Istiqlal nantinya akan dikelola secara profesional.

Dia menjelaskan, sebelumnya BEI menyampaikan bahwa terdapat aktivitas wakaf atau filantropi Islam yang dilakukan investor melalui online trading syariah dan ditujukan kepada Masjid Istiqlal.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya