IHSG Sesi I Menguat 1,26 Persen ke Level 6.482, Saham Milik Haji Isam Melejit

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis
Selasa 18 Agustus 2026 12:28 WIB
IHSG Sesi I Menguat 1,26 Persen ke Level 6.482, Saham Milik Haji Isam Melejit (Foto: Freepik)
Share :

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 80,68 poin atau 1,26 persen ke level 6.482,57 pada penutupan perdagangan sesi I, Selasa (18/8/2026) siang.

IHSG dibuka pada level 6.448,83, setelah pada perdagangan sebelumnya berada di posisi 6.401,89. Sepanjang sesi I, indeks bergerak pada rentang 6.448,26 hingga 6.490,65, menunjukkan penguatan yang cukup solid meski sempat mengalami fluktuasi pada awal perdagangan.

Penguatan IHSG juga tercermin dari dominasi saham yang mengalami kenaikan. Tercatat sebanyak 413 saham menguat, sementara 235 saham melemah dan 315 saham lainnya stagnan. Dengan demikian, mayoritas saham yang diperdagangkan berada di zona hijau.

Dari sisi aktivitas transaksi, volume perdagangan sesi I tercatat mencapai 18,91 miliar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp8,15 triliun. Frekuensi perdagangan mencapai 1,313 juta kali transaksi, sedangkan kapitalisasi pasar tercatat sekitar Rp11.392 triliun.

Secara sektoral, mayoritas sektor saham juga bergerak positif. Sektor energi menjadi penguat terbesar dengan kenaikan 2,68 persen. Selanjutnya sektor infrastruktur menguat 1,73 persen, barang baku naik 1,39 persen, industri tumbuh 0,91 persen, primer meningkat 1,06 persen, transportasi naik 1 persen, teknologi menguat 0,51 persen, non-primer naik 0,24 persen, dan kesehatan bertambah 0,15 persen.

Sementara itu, hanya dua sektor yang bergerak di zona merah, yakni sektor properti yang terkoreksi 0,62 persen dan sektor keuangan yang turun 0,14 persen.

Di jajaran saham dengan kenaikan terbesar, PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) memimpin dengan lonjakan 24,88 persen ke level Rp2.510 per saham. Posisi berikutnya ditempati PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) yang naik 24,58 persen menjadi Rp1.495, serta PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) yang menguat 23,08 persen ke level Rp288.

Selanjutnya, PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) melonjak 22,91 persen menjadi Rp1.690 dan PT Griptha Putra Persada Tbk (GRPH) naik 21,88 persen ke level Rp78.

 



Di sisi lain, tekanan terbesar terjadi pada PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) yang anjlok 15 persen ke level Rp3.060. Kemudian PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) turun 14,87 persen menjadi Rp332, disusul PT Graha Prima Mentari Tbk (GRPM) yang terkoreksi 9,74 persen ke level Rp176.

PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) melemah 9,09 persen menjadi Rp10, sedangkan PT Calistus Global Ventures Tbk (STAR) turun 9,05 persen ke level Rp422.

Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa penguatan IHSG pada sesi I cukup luas, dengan dominasi saham naik dan hampir seluruh sektor berada di zona positif. Sektor energi menjadi motor utama penguatan indeks, sementara sektor keuangan dan properti menjadi dua sektor yang masih tertahan di zona merah.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya