Meski demikian, Mendag menegaskan harga pangan secara rata-rata nasional masih mendekati HET. Ia bahkan mengakui harga daging ayam memang mengalami kenaikan dibandingkan sebelumnya yang berada di kisaran Rp34.000-Rp36.000 per kilogram.
"Kemudian yang kedua, ayam, daging ayam. Daging ayam itu rata-rata nasional sekarang Rp38 ribu, HET-nya kan Rp45 ribu, memang naik dari sebelumnya itu Rp34-36 ribu harga ayam, sekarang Rp36 ribu, ini sebenarnya setelah kemarin ada kebijakan dari MBG," jelasnya.
Dia menjelaskan, kebijakan MBG mengharuskan pembelian telur dan daging ayam mengikuti harga acuan. Dengan demikian, komoditas yang sebelumnya dijual dengan harga lebih rendah kini terserap oleh program tersebut.
"Jadi tidak boleh juga MBG membeli harga yang rendah, tapi harus sesuai dengan harga acuan. Sehingga harga yang tadinya murah ya sekarang menjadi terserap oleh MBG," tuturnya.
Kendati demikian, pemerintah tetap mewaspadai daerah-daerah yang mengalami kenaikan harga jauh di atas HET, khususnya wilayah dengan kendala distribusi seperti Papua Pegunungan.
"Jadi kalau ada kenaikan memang kenaikan dari rendah naik, tetapi masih mendekati HET-lah. Kecuali daerah tertentu yang disampaikan tadi, misalnya kayak Papua Pegunungan itu itu memang tinggi jauh di atas HET," pungkasnya.
(Dani Jumadil Akhir)