RI Percepat Swasembada Bawang Putih, 10.000 Hektare Lahan Disiapkan

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Jum'at 21 Agustus 2026 20:06 WIB
RI Percepat Swasembada Bawang Putih, 10.000 Hektare Lahan Disiapkan (Foto: Okezone)
Share :

Regional Head PTPN I Regional 2 Desmanto menyampaikan bahwa kawasan pengembangan bawang putih di Jawa Barat tersebar di sejumlah kabupaten dan akan dilaksanakan dengan melibatkan mitra usaha, masyarakat, kelompok tani, serta Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).

Dengan dukungan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III dan pemerintah daerah, program tersebut ditargetkan mampu meningkatkan produktivitas bawang putih secara berkelanjutan, dari sekitar 10,8 ton kering per hektare pada tahun awal menjadi 12,1 ton kering per hektare pada tahun keempat.

Direktur Pemasaran dan Manajemen Aset PTPN I (Persero), Arif Budiman menambahkan bahwa hingga pertengahan Agustus 2026, proses identifikasi dan ground checking areal telah mencapai 100 persen. Sementara itu, tahapan persiapan benih, pembukaan lahan, dan perizinan terus dipercepat.

“Kami memastikan persiapan lapangan dan proses administrasi berjalan secara paralel. Dukungan Holding Perkebunan Nusantara dan pemerintah daerah melalui kebijakan yang mempermudah proses menjadi faktor penting untuk menjaga kecepatan implementasi di lapangan,” ujar Arif.

Dalam pengembangannya, PTPN Group mendorong pembangunan ekosistem bawang putih secara terintegrasi, mulai dari perbenihan, produksi, teknologi budidaya, pengolahan hingga pemasaran, dengan melibatkan pemerintah pusat dan daerah, petani, akademisi, BUMN, serta pelaku usaha.

Di Jawa Barat, PTPN Group telah melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah terkait kesiapan kawasan pengembangan.

Selain itu, konsep budidaya bawang putih yang lebih ramah lingkungan juga tengah dikembangkan bersama Institut Pertanian Bogor (IPB) dan PT Riset Perkebunan Nusantara, termasuk penguatan teknologi budidaya dan pengujian varietas yang adaptif terhadap karakteristik lahan. 

Pengembangan bawang putih ditargetkan mencapai 10.000 hektare pada 2026 dan secara bertahap meningkat menjadi 24.000 hektare pada 2026–2029. 

Program tersebut diharapkan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produksi bawang putih nasional sekaligus menciptakan ekosistem usaha yang lebih kuat bagi petani dan pelaku usaha di sepanjang rantai pasok.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya