Rupiah Tertekan ke Rp17.744, Dibayangi Gejolak Timur Tengah dan The Fed

Anggie Ariesta, Jurnalis
Selasa 01 September 2026 16:04 WIB
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan Selasa (1/9/2026). (Foto: Okezone.com/Freepik)
Share :

Selain itu, neraca perdagangan Indonesia kembali mencatatkan surplus pada Juli 2026 sebesar USD120 juta, setelah sempat mengalami defisit pada Juni 2026 sebesar USD450 juta.

Indonesia mencatat ekspor Juli 2026 mencapai USD26,22 miliar atau naik 6,05 persen dibandingkan dengan Juli 2025 (year on year/YoY). Nilai ekspor migas tercatat mencapai USD0,79 miliar atau turun 14,58 persen, sedangkan nilai ekspor nonmigas naik 6,84 persen dengan nilai pada Juli 2026 sebesar USD25,45 miliar.

Berdasarkan analisis tersebut, Ibrahim memprediksi mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif pada perdagangan selanjutnya dan berpotensi ditutup melemah dalam rentang Rp17.740-Rp17.790 per dolar AS.

(Feby Novalius)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya