"Fasilitas sebesar Rp100 miliar akan kami optimalkan untuk meningkatkan kapasitas pembiayaan konsumen, khususnyha pembiayaan otomotif" ujar Gabriel.
Dana tersebut juga diarahkan untuk memperluas penetrasi pasar dan ekspansi bisnis berkelanjutan.
Selanjutnya Ayi Subarna menyampaikan kerjasama dengan MNC Finance merupakan bagian dari strategi mengoptimalkan berbagai peluang bisnis yang dapat memberikan manfaat bagi kedua pihak.
“Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya Bank bjb untuk terus mengoptimalkan kapabilitas dan produk yang dimiliki melalui kolaborasi dengan mitra strategis. Kami melihat hubungan dengan MNC Finance tidak hanya dalam konteks transaksi Asset Buy, tetapi sebagai bagian dari sinergi yang dapat terus dikembangkan untuk menghadirkan nilai tambah bagi kedua perusahaan,” ujar Ayi Subarna.
Menurutnya, model kolaborasi ini memungkinkan Bank bjb memperluas eksposur pada ekosistem pembiayaan kendaraan bermotor sekaligus memperkuat sinergi antara bisnis perbankan dan perusahaan pembiayaan.
Dengan pengelolaan yang prudent dan tetap memperhatikan kualitas portofolio, kerja sama tersebut diharapkan dapat mendukung pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.
Kerja sama ini juga memiliki landasan hubungan yang cukup panjang.
MNC Finance dan Bank bjb telah menjalin sinergi sejak 2017, sehingga penambahan fasilitas ini merupakan kelanjutan dari hubungan bisnis yang telah dibangun dari waktu ke waktu. Kedua perusahaan memiliki komitmen untuk tidak berhenti pada satu bentuk transaksi, tetapi terus mengeksplorasi peluang kolaborasi strategis lainnya.
MNC Finance dan Bank bjb sebelumnya telah memiliki sejumlah kerja sama pembelian portofolio aktif produk Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) maupun pembiayaan bersama. Secara keseluruhan plafon kerja sama fasilitas telah mencapai sebesar 656 milyar.
Dalam pelaksanaannya, fasilitas pembiayaan akan menerapkan tata kelola risiko secara ketat. Prinsip kehati-hatian juga menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas portofolio piutang.
Ke depan, MNC Finance dan Bank bjb membuka peluang memperluas bentuk kolaborasi. Dinamika pasar keuangan menjadi salah satu pertimbangan dalam pengembangan kerja sama lanjutan.
Kedua pihak juga melihat peluang pada sejumlah sektor potensial lainnya. Kemitraan ini sekaligus diarahkan untuk memperkuat ekosistem jasa keuangan nasional.
(Taufik Fajar)