Menuju Nol Emisi 2050, Industri Pupuk Ubah Cara Produksi

Feby Novalius, Jurnalis
Sabtu 19 September 2026 12:02 WIB
PT Pupuk Indonesia (Persero) menargetkan penurunan emisi gas rumah kaca hingga 96 persen pada 2050. (Foto: Okezone.com/Ist)
Share :

Salah satu skema yang dikaji adalah penggunaan listrik berbasis energi terbarukan melalui Renewable Energy Certificate (REC). Langkah tersebut ditujukan untuk mengurangi intensitas emisi dalam proses produksi amonia.

Untuk pengembangan blue ammonia, fasilitas Carbon Capture and Storage (CCS) menjadi salah satu teknologi yang dikembangkan. Teknologi tersebut menangkap CO2 dari proses produksi untuk kemudian disimpan melalui injeksi ke dalam formasi geologi bawah permukaan.

Erlangga mengatakan implementasi CCS masih membutuhkan koordinasi dengan penyedia jasa, pembangunan infrastruktur, serta kajian kelayakan lebih lanjut.

Di sisi lain, diversifikasi sumber energi dilakukan untuk mengurangi ketergantungan pada satu sumber energi sekaligus memperkuat ketahanan energi. Sejumlah sumber energi yang dikembangkan antara lain tenaga surya melalui instalasi solar photovoltaic, biomassa, dan listrik berbasis REC.

Diversifikasi juga dilakukan pada sisi bahan baku. Pupuk Indonesia masih mengimpor sebagian bahan baku karena kebutuhan industri pupuk belum seluruhnya dapat dipenuhi dari dalam negeri.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya