JAKARTA — Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan memastikan tidak ada kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) di bawah kepemimpinan Menteri Keuangan Suahasil Nazara.
Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto mengatakan pemerintah tidak menyiapkan kebijakan kenaikan tarif PPN.
“Enggak ada (kenaikan PPN), enggak,” kata Bimo saat ditemui awak media seusai konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Jumat (18/9/2026).
Di sisi lain, penerimaan pajak hingga Agustus 2026 mencapai Rp1.409,9 triliun. Angka tersebut tumbuh 24,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan setara dengan 59,8% dari target penerimaan pajak dalam APBN 2026 sebesar Rp2.357,7 triliun.
Suahasil merinci, penerimaan tersebut berasal dari Pajak Penghasilan (PPh) nonmigas sebesar Rp722,2 triliun atau tumbuh 16,6%, PPh migas Rp39 triliun atau tumbuh 63,8%, serta PPN dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) sebesar Rp591,5 triliun atau tumbuh 38,9%.