JAKARTA – Antrean pembelian bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Makassar, Sulawesi Selatan menjadi sorotan. Kondisi tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari peralihan konsumsi BBM nonsubsidi ke Pertalite hingga dugaan penyalahgunaan BBM subsidi.
Di tengah kondisi tersebut, pemerintah dan Pertamina melakukan sejumlah langkah untuk mengurai antrean sekaligus memastikan penyaluran BBM subsidi tepat sasaran.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan kenaikan harga BBM nonsubsidi mendorong sebagian masyarakat beralih menggunakan BBM subsidi, khususnya Pertalite.
Peralihan konsumsi tersebut meningkatkan permintaan terhadap Pertalite dan menjadi salah satu faktor yang menyebabkan antrean di sejumlah SPBU Makassar.
"Masalahnya sekarang adalah banyak orang yang awalnya tidak memakai BBM subsidi, sekarang shifting pindah ke subsidi. Ini karena harganya melonjak," kata Bahlil.
Pemerintah juga menemukan dugaan penyalahgunaan BBM subsidi melalui kendaraan dengan tangki yang telah dimodifikasi.