Sementara itu, bagi pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Suahasil menginstruksikan agar pengawasan kepabeanan ditingkatkan menjadi lebih tajam dan berbasis pemetaan risiko (risk-based). Ia meminta pencegahan dilakukan sejak dari hulu sebelum tindak pelanggaran terjadi.
"Untuk para pejabat di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, saya meminta agar pengawasan Direktorat Jenderal Bea Cukai menjadi semakin tajam, berbasis risiko, mampu membaca pola, bukan hanya menindak setelah pelanggaran terjadi. Jadi harus mulai dari awal, dari bulunya, dari kegiatan ekonominya diperhatikan, dan karena itu kita mengurangi nantinya kegiatan-kegiatan ilegal yang tidak perlu," jelas Suahasil.