Di sektor Sumber Daya Air, program 2027 mencakup pembangunan jaringan irigasi seluas 451 hektare dan rehabilitasi jaringan irigasi 47.671 hektare. Kementerian PU juga menargetkan pengendalian banjir sungai dan muara sepanjang 27,06 kilometer serta pengamanan pantai sepanjang 6,60 kilometer.
Adapun bidang Cipta Karya diarahkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan dasar. Programnya mencakup pembangunan dan peningkatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) sebesar 650 liter per detik, perluasan SPAM untuk 5.000 sambungan rumah, pengelolaan air limbah sebanyak enam unit, persampahan 10 unit, serta pembangunan bangunan gedung seluas 31.757 meter persegi.
Selain pembangunan reguler, Kementerian PU juga mengalokasikan program Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM), yang mencakup 13.296 lokasi P3-TGAI, 128 unit jembatan gantung, serta 3.246 lokasi program berbasis masyarakat di bidang Cipta Karya.
Dody mengatakan, kebutuhan pembangunan infrastruktur masih sangat besar sehingga setiap alokasi anggaran harus dikelola secara cermat agar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
"Kami sangat menyadari bahwa kebutuhan pembangunan infrastruktur masih sangat besar. Oleh karena itu, setiap alokasi harus kami kelola secara cermat agar mampu memberikan manfaat yang maksimal bagi seluruh masyarakat Indonesia," pungkasnya.
(Dani Jumadil Akhir)