JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan penerapan hari pertama penghapusan batas minimum harga saham Rp50 berjalan dengan baik. Hingga sekitar pukul 14.30 WIB, tercatat 69 saham diperdagangkan di bawah level Rp50 di pasar reguler.
Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, proses perdagangan sejak sesi pra-pembukaan hingga perdagangan berjalan telah berlangsung normal. Menurut dia, respons pelaku pasar terhadap kebijakan tersebut juga relatif positif.
"Penerapan hari pertama dari penghapusan harga minimum Rp50 berjalan baik. Mulai dari pre-opening sampai pembukaan pasar dan sampai dengan saat ini seluruh proses kegiatan perdagangan itu berjalan baik," ujar Jeffrey saat ditemui di Gedung BEI, Senin (28/9/2026).
Dia menjelaskan, berdasarkan pemantauan BEI sekitar pukul 14.30 WIB, terdapat 69 saham yang telah diperdagangkan pada harga di bawah Rp50 di pasar reguler.
Menurut Jeffrey, turunnya harga sejumlah saham ke bawah Rp50 tidak serta-merta memberikan tekanan besar terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Pasalnya, saham-saham yang sebelumnya bertahan di level Rp50 memiliki bobot yang relatif kecil terhadap pergerakan indeks.
"Kalau tadi, sekitar jam 02.30 (siang) saya ter-update bahwa ada 69 saham yang diperdagangkan di bawah Rp50 di pasar reguler," katanya.