"Penataan Pelindo Group terus diarahkan untuk memperjelas peran Holding, Regional, Service Line, dan anak usaha melalui transformasi struktur korporasi serta perubahan parenting model menuju active management," ujar Dony.
Dalam implementasinya, agenda rasionalisasi bisnis tersebut terus mencatatkan progres. Penataan portofolio dilakukan secara selektif melalui berbagai mekanisme aksi korporasi untuk memastikan aset-aset pelabuhan terintegrasi secara optimal.
Proses pemangkasan unit bisnis tersebut kini memasuki tahap eksekusi secara bertahap terhadap sebagian besar target perusahaan yang terdaftar dalam program penataan. Manajemen perseroan menerapkan berbagai instrumen hukum dan finansial untuk memperkuat struktur keuangan holding ke depan.
"Sebanyak 11 dari 17 entitas yang masuk program telah menyelesaikan aksi korporasi dan enam lainnya masih berproses, di mana penataan tersebut mencakup merger, konsolidasi, divestasi, hingga likuidasi," urai Dony.
(Feby Novalius)