RI Diperkirakan Rugi Rp544 Triliun Imbas Perubahan Iklim, Zulhas Minta Swasta Ikut Turun Tangan

Tangguh Yudha, Jurnalis
Rabu 07 Oktober 2026 17:15 WIB
Menko Zulhas (Foto: Okezone)
Share :

Enam regulasi turunan telah diterbitkan dalam waktu kurang dari satu tahun sejak Perpres tersebut terbit. Sementara itu, Peta Jalan Perdagangan Karbon Nasional ditargetkan selesai sebelum akhir 2026.

Empat proyek kehutanan awal tersebut memiliki potensi penurunan emisi sebesar 30 juta ton CO₂e, dengan estimasi nilai transaksi ekonomi mencapai Rp5 triliun dan potensi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sekitar Rp500 miliar.

Secara lebih luas, terdapat 45 proyek mitigasi lintas sektor yang sedang diproses. Sektor energi menjadi kontributor terbesar dengan potensi kredit karbon mencapai 358 juta ton hingga 2030. Pasar karbon Indonesia sendiri berpotensi menghasilkan nilai hingga USD7,7 miliar per tahun.

Selain pasar karbon, pemerintah membuka peluang investasi melalui proyek PSEL. Langkah tersebut diarahkan untuk mengurangi emisi sekaligus menangani persoalan sampah perkotaan.

Pemerintah mendorong pembangunan PSEL di kawasan dengan timbulan sampah lebih dari 1.000 ton per hari. Berlandaskan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 dan didukung investasi Danantara, empat proyek PSEL strategis telah memulai tahap peletakan batu pertama sepanjang 2026.

Menurut Zulhas, pengolahan sampah menjadi energi dapat memberikan manfaat lingkungan, sosial, dan ekonomi secara bersamaan.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya