Dalam situasi tersebut, Bahlil menyebut pemerintah harus aktif mencari sumber pasokan alternatif, termasuk melalui komunikasi dan negosiasi dengan negara-negara Afrika.
Bahlil mengungkapkan, upaya mencari pasokan minyak menjadi semakin penting di tengah konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, Israel, serta kelompok Houthi yang dinilainya berpotensi mengganggu arus logistik dan ketahanan energi dunia.
“Beberapa bulan terakhir saya melakukan komunikasi dengan menteri-menteri energi di hampir semua dunia,” ujar Bahlil.
(Dani Jumadil Akhir)