“Kalau ada fitnah dari orang tertentu, jangan ditanggapi. Karena orang itu hatinya penuh sirik, iri hati, dan lagi galau pikirannya. Seharusnya lebih bijak dan arif dalam berpikir dan berkata-kata,” katanya.
Dari sisi kinerja keuangan, Bank MNC mencatat pendapatan bunga sebesar Rp775 miliar hingga Juni 2026. Total aset perseroan mencapai Rp21,68 triliun, tumbuh 7 persen dibandingkan posisi akhir 2025.
Data tersebut menjadi salah satu indikator perkembangan keuangan perseroan pada paruh pertama 2026. Meski demikian, penilaian menyeluruh terhadap kondisi bank juga perlu mempertimbangkan indikator lain, seperti kualitas kredit, kecukupan modal, likuiditas, dan profitabilitas.
Hary berharap nasabah dan mitra usaha Bank MNC tetap menjalankan aktivitasnya dengan baik serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.
“Semoga semua nasabah dan rekanan Bank MNC senantiasa tetap sehat dan sukses selalu. Terima kasih,” tutupnya.
(Feby Novalius)