JAKARTA – Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menyediakan LPG dan pemasaran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hingga Oktober 2026, sebanyak 966 KDKMP telah menjadi outlet LPG 3 kilogram (kg), dengan dukungan 285 agen penyalur untuk memasok kebutuhan energi masyarakat.
Penyediaan LPG melalui jaringan KDKMP merupakan bagian dari dukungan PT Pertamina Patra Niaga terhadap penguatan distribusi energi di tingkat desa dan kelurahan. Selain menyediakan kebutuhan energi, gerai koperasi juga menjadi tempat pemasaran produk UMKM setempat serta penjualan kebutuhan sehari-hari.
Wakil Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Aminuddin Ma’ruf, mengatakan, KDKMP Meruya Selatan, Jakarta Barat, menggabungkan penjualan kebutuhan pokok dengan pemasaran produk UMKM di lingkungan sekitar. Menurut dia, keberadaan koperasi tersebut memberikan alternatif bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Koperasi Kelurahan Meruya Selatan ini selain menjual kebutuhan sehari-hari, juga membuka ruang untuk memasarkan produk-produk UMKM di sekitar. Harganya relatif lebih murah dibandingkan toko-toko lain,” ujar Aminuddin saat berada di KDKMP Meruya Selatan, Kamis (15/10).
Direktur Transformasi, Digitalisasi, dan Sustainability Pertamina Patra Niaga, Tenny Elfrida, menjelaskan bahwa perusahaan mendukung pengembangan jaringan KDKMP sebagai outlet LPG melalui penyediaan Bright Gas dan LPG 3 kg. Dukungan tersebut merupakan bagian dari penguatan jaringan distribusi energi yang mengacu pada regulasi dan arahan pemerintah.