Waspada Arus Modal Asing Kabur dari Indonesia

Tangguh Yudha, Jurnalis
Jum'at 16 Oktober 2026 12:35 WIB
Waspada Arus Modal Asing Kabur dari Indonesia (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memperkirakan arus modal asing keluar (capital outflow) dari pasar keuangan domestik masih akan berlanjut. 

Kondisi ini dipicu meningkatnya sentimen penghindaran risiko (risk-off) global yang mendorong penguatan dolar Amerika Serikat (AS) dan memberikan tekanan terhadap pasar keuangan Indonesia.

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia Erwin Gunawan Hutapea mengatakan, ketidakpastian global masih menjadi faktor yang memengaruhi pergerakan arus modal di pasar keuangan domestik.

"Di tengah meningkatnya sentimen risk-off global yang mendorong penguatan USD dan menekan pasar keuangan domestik, arus keluar dana dari aset portofolio domestik diperkirakan masih berlanjut," kata Erwin dalam keterangannya, Jakarta, Jumat (16/10/2026).

Meski demikian, Erwin menyebut pelemahan nilai tukar Rupiah masih relatif terbatas dan bergerak sejalan dengan mata uang negara-negara di kawasan.

"Secara umum, pergerakan Rupiah masih sejalan dengan mata uang kawasan, dengan pelemahan terbatas sebesar 0,28 persen secara quarter-to-date (QTD). Cadangan devisa juga tetap terjaga sebesar USD146,3 miliar pada akhir September 2026," lanjutnya.

Menghadapi tekanan tersebut, BI memastikan akan terus melakukan langkah stabilisasi untuk menjaga nilai tukar rupiah agar tetap sesuai dengan fundamental perekonomian nasional.

"Bank Indonesia berkomitmen untuk terus hadir di pasar guna menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah sesuai fundamentalnya dan memastikan mekanisme pasar berjalan dengan baik," sebut Erwin.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya