Meski IHSG melemah, kapitalisasi pasar instrumen syariah tercatat tetap jumbo. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Agustus 2026 menunjukkan kapitalisasi pasar Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) mencapai Rp5.658,68 triliun.
Sementara itu, kapitalisasi pasar Jakarta Islamic Index (JII) berada di posisi Rp1.891,89 triliun, dan Jakarta Islamic Index 70 (JII70) mencatatkan nilai Rp2.681,94 triliun.
Dari sisi ragam pilihan investasi, OJK menetapkan sebanyak 622 saham masuk dalam Daftar Efek Syariah (DES) Periode I 2026, di luar tambahan tiga saham dari penetapan DES insidentil.
Meski memiliki fundamental karakteristik yang lebih stabil, BEI menggarisbawahi bahwa investasi saham syariah tidak sepenuhnya bebas dari risiko pasar.
Pergerakan harga saham syariah tetap berfluktuasi mengikuti dinamika pasar global, kondisi makroekonomi, serta kinerja fundamental masing-masing perusahaan.
(Dani Jumadil Akhir)