NUSA DUA - Maskapai Lion Air akan memesan sedikitnya 178 pesawat Boeing 737-900 Extended Range (ER). Perusahaan penerbangan swasta nasional tersebut kini tengah berancang-ancang merambah jalur internasional.
"Untuk rencana itu, kita telah siapkan investasi USD14 miliar atau sekitar Rp120 triliun," kata Presiden Direktur Lion Air Rusdi Kirana, usai merayakan kesuksesan penerbangan perdana Lion Air rute Denpasar-Singapura, di Hotel Melia Bali, Nusa Dua, Bali, Sabtu (7/6/2008).
Rusdi mengatakan, kenaikan harga minyak dunia telah sedikit mengusik dunia maskapai penerbangan. Di sisi lain, tren open sky atau liberalisasi penerbangan tidak mungkin dihindari, melainkan harus dimanfaatkan. Karena itu, penggunaan pesawat baru yang lebih efisien bahan bakar seperti seperti B737-900 ER menjadi pilihan.
Menurut Rusdi, setidaknya ada sepuluh pesawat Boeing 737-900 ER yang akan selesai pemesanannya pada 2009. Pesawat baru itu akan digunakan untuk membuka sejumlah rute baru internasional. Sebagian besar rute yang telah disiapkan yakni jurusan Denpasar tujuan sejumlah kota besar didunia seperti Sidney, Perth, Hongkong, Korea, Jepang dan India.
Untuk kepetingan itu, Rusdi mengaku telah melakukan pembicaraan khusus dengan pihak perusahaan Boeing di Amerika Serikat. "Tahun depan, kita pastikan sudah ada penambahan sepuluh pesawat. Sisanya akan selesai pada 2014," imbuhnya.
(Nurfajri Budi Nugroho)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.