nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Uang Rp15 Miliar Dimusnahkan BI Surabaya Tiap Hari

Amir Tejo, Jurnalis · Selasa 19 Agustus 2008 13:06 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2008 08 19 20 138018 UIsOVJvOY0.jpg ist

SURABAYA - Dalam sehari Bank Indonesia Surabaya rata-rata memusnahkan sekira Rp15 miliar uang kertas tidak layak edar yang sudah diubah dalam bentuk broods (bubur uang kertas).

Salah satu penyebab dilakukannya pemusnahan uang kertas tidak layak edar adalah belum adanya penghargaan masyarakat terhadap uang.

"Uang susah-susah dicari, namun jika kemudian sudah mendapatkannya orang dengan santainya melipat uang tersebut," kata Amril Arief, Pemimpin Bank Indonesia Surabaya, kepada wartawan di Kantor BI Surabaya, Jawa Timur, Selasa (19/8/2008).

Uang kertas cepat menjadi lusuh juga dipengaruhi iklim tropis Indonesia yang cepat membuat orang berkeringat. Uang kertas kerap basah karena dipegang tangan yang berkeringat.

"Selain itu kita juga mengakui jika bahan baku uang kertas yang kurang baik, sehingga menyebabkan uang cepat lusuh," kata Amril.

Menurut survei BI Surabaya, uang kertas yang beredar di masyakat rata-rata hanya berumur sekitar tiga bulan saja. Padahal, menurut Arief, untuk mencetak uang baru dibutuhkan biaya yang sangat besar.

Untuk, menekan biaya cetak uang kertas, Bank Indonesia Surabaya telah mengintruksikan kepada bank-bank umum untuk menukarkan uang jika uang kertas tersebut memang benar-benar sudah tidak layak edar.

Dalam menyeleksi uang sudah tidak layak edar, Bank Indonesia Surabaya mempunyai alat khusus untuk menyortir uang. Uang yang masih layak edar akan diedarkan kembali, sedangkan yang tidak layak edar akan dimusnahkan.

(jri)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini