Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Transaksi Pemegang Saham Tak Pengaruhi Operasional DILD

Widi Agustian , Jurnalis-Jum'at, 03 September 2010 |12:31 WIB
Transaksi Pemegang Saham Tak Pengaruhi Operasional DILD
ilustrasi. foto: corbis
A
A
A

JAKARTA - PT Intiland Development Tbk (DILD) menjelaskan jika transaksi yang dilakukan oleh tiga pemegang sahamnya tidak bakal signifikan mempengaruhi operasional perusahaan.

"Itu bukan pemegang saham pengendali, cuma vendor saja," jelas Direktur DILD Arcied Noto Pradono di Jakarta, Kamis (2/9/2010) malam.

Sayangnya, dia enggan memberikan keterangan lebih lanjut mengenai dampak transaksi ini, tentang bagaimana komposisi kepemilikan saham perseroan pascatransaksi usai. "Kita mesti lihat lagi, itu belum dilaporkan ke kita," imbuhnya.

Dia menegaskan, jika target-target perseroan tetap akan dikejar. Begitu juga dengan rencana untuk menggarap sejumlah proyek yang telah disiapkan.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam keterbukaan informasi BEI, Intiland Development telah melakukan kesepakatan penjualan saham DILD oleh beberapa pemegang sahamnya, yaitu PT Permata Ratnamulia, PT Cempaka Andalan Kharisma, dan PT Cakrawala Persada Gemilang. Nilai transaksi ini tampaknya mencapai lebih dari Rp1,1 triliun.

Direktur Intiland Archied Noto Pradono menjelaskan jika total saham yang dijual adalah sebanyak 2.112.219.718 lembar saham. "Saham tersebut dijual dengan harga Rp529 per lembar saham kepada beberapa investor institusi asing dan lokal," ujarnya.

Bagi Intiland, dia melanjutkan jika penjualan saham ini dapat memberikan manfaat kinerja saham maupun kinerja perseroan yaitu meningkatkan likuiditas saham perseroan sehingga kinerja saham pun semakin dinamis dan atraktif.

Selanjutnya hal tersebut akan meningkatkan distribusi kepemilikan saham kepada investor institusi lokal maupun internasional sehingga paparan saham DILD semakin meluas, serta kinerja saham yang semakin dinamis dan atraktif ini pada akhirnya juga akan mendukung kinerja Intiland yang saat ini sedang dalam tahapan transformasi.

Dengan selesainya transaksi tersebut, dia meminta kepada BEI untuk mencabut penghentian sementara perdagangan saham (suspensi) yang dikenakan kepadanya.

"Kami mengajukan permohonan agar dapat dibuka kembali suspensi atas perdagangan saham DILD untuk semua pasar mulai sesi II tanggal 2 September 2010," tukasnya.

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement