BALI - PT Indonesia Power akan mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) atau yang disebut Geothermal di Tangkuban Perahu, Jawa Barat.
"Itu joint venture dengan Raser Technology dari Amerika Serikat," ungkap Corporate Secretary Indonesia Power Noesita Indriani, di Buleleng, Bali, Kamis (24/11/2011).
Dia mengakui, saat ini pembangunan Geothermal tersebut memang masih dalam tahap pra uji kelayakan (fisibilities study), di mana studi tersebut dibiayai oleh Raser Technology. "Study dari awal 2011, dana untuk studi kurang lebih USD900 ribu," imbuhnya.
Dia menjelaskan, studi kelayakan tersebut diperkirakan selesai pada akhir tahun ini. "Sudah masuk draft I, geologis. Potensi awal 130 megawatt (MW)," tandasnya.
Sebelumnya, PT Indonesia Power menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) pada 2012 sebesar kurang dari Rp1 triliun.
Belanja modal tersebut, di antaranya digunakan untuk meningkatkan kualitas pembangkit eksisting. Selain itu, perseroan menganggarkan untuk efisiensi modifikasi peralatan dan pembangunan pembangkit baru. "Pembangkit baru, kita sedang mengkaji untuk Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTMH)," kata dia. (mrt)
(Rani Hardjanti)