Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Raih Gas, Indonesian Power Bisa Hemat Rp1,8 T

Pebrianto Eko Wicaksono , Jurnalis-Senin, 10 Desember 2012 |12:19 WIB
Raih Gas, Indonesian Power Bisa Hemat Rp1,8 T
Ilustrasi
A
A
A

JAKARTA - Anak Usaha PT PLN (Persero), Indonesian Power mengaku dapat berhemat Rp1,8 triliun per tahun. Hal ini karena disalurkannya gas dari lapangan Kepodang di Kalimantan Timur ke pembangkit di Tambak Lorok di Jawa Tengah.

Direktur Indonesian Power Joko Hatowo mengatakan, setelah Pembangkit listrik Tambak Lorok berkapasitas 1.000 megawatt (mw) dimatikan selama dua tahun untuk menghemat Bahan Bakar Minyak (BBM). Namun, saat ini, pembangkit tersebut akan kembali beroperasi dengan dipasoknya gas melalui ruas transmisi gas bumi Bontang Kalimantan Timur-Semarang sepanjang 1.200 kilometer (km) pada Juli 2013.

"Perlu kami jelaskan gas untuk memasok Tambak Lorok 1.000 mw sehingga Tambak Lorok yang sekarang nganggur karena memakai BBM kita matikan selama dua tahun," kata Joko, di Kantor BPH Migas, Jakarta, Senin (10/12/2012).

Joko menambahkan, dengan disalurkanya gas tersebut dapat menghemat Rp1,8 triliun atau 1.800 kilo watt hour (kwh). Dengan kondisi tersebut, maka dapat meringankan beban pemerintah terhadap subsidi. "Dari Kepodang bisa mencukupi, saving 1.800 per kwh, per tahun Rp1,8 triliun," tambah dia.

Joko mengungkapkan harga gas tersebut sebesar USD4,6 per MMBTU dari Kepodang.
 
"Semakin cepat semakin baik sehingga subsidi pemerintah akan berkurang," tutup Joko.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement